<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-14259146</id><updated>2011-11-25T21:36:00.875+07:00</updated><title type='text'>Kebijakan Publik (?)</title><subtitle type='html'>Kebijakan Publik (Public Policy) adalah sebuah domain kajian dalam ilmu sosial yang berupaya untuk menyentuh berbagai soal yang berkait dengan pengantaran kepentingan publik (public interest) menuju agenda kerja dari berbagai organisasi publik. Negara adalah salah satu pelaku, dan rakyat adalah entitas yang harus berada di depan. Oleh karenanya nilai (values) adalah sebuah perbincangan yang tak boleh asing di sini. Apapun dan bagaimanapun ia!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fadillahputra.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadillahputra.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fadillah Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17273692409277344033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://www.geocities.com/saifularif02/fadil.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14259146.post-5930275394891030563</id><published>2007-06-18T03:52:00.000+07:00</published><updated>2007-06-18T04:21:21.127+07:00</updated><title type='text'>thinking outside the box</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_boRDGzTIedw/RnWlXGzTAFI/AAAAAAAAAAM/eB7SuqxmkeQ/s1600-h/HPIM0044.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5077145971311444050" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_boRDGzTIedw/RnWlXGzTAFI/AAAAAAAAAAM/eB7SuqxmkeQ/s200/HPIM0044.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;... adalah IDIOM yang makin sering saja berseliweran menembus sulur-sulur kelabu yang masih meregang pada dunia baru. Banyak simpul-simpul yang semula telah terpilin erat, saat ini harus mulai dikendurkan di sana-sini demi mepresisikannya dengan kesejatian yang sesungguhnya tak pernah ada. Sebab, saat kesebangunan antara&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:courier new;color:#006600;"&gt;pikiran dan ruangan telah terbentuk, dan simpul baru telah mulai terjalin, bukan mustahil itupun akan bersifat sangat kontekstual. Dan sebab sifat kontekstualnya itulah maka ia tak dapat digeneralisasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;color:#006600;"&gt;Tidakkah kita sadar bahwa bangunan persegi telah menggagahi cara pikir dan cara pandang kita terhadap dunia dan kehidupan? ruang, buku, pintu,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;komputer, jalan, bangunan, papan tulis, meja, kompor, tempat tidur, dll semua telah didominasi sebuah bentuk yang sangat membosankan; persegi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu, pernahkan berpikir tentang utara dan selatan, atas dan bawah, kanan dan kiri, benarkah konsep2 itu ada? Coba sekali waktu anda pergi ke langit, lalu putar tubuh anda 180 derajat di ruang jagat raya sana, apakah anda akan merasa terbalik? TIDAK! semua akan sama, putar kanan, putar kiri, putar 180 derajad, ke atas, kebawah, semua tak ada beda! Yang membedakan hanya proses pergerakan dan perpindahannya saja, tapi hal tersebut tidak membuat sebuah eksistensi menjadi berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000099;"&gt;Konsep2 yang ada di bumi ini banyak sekali yang relatif secara empiris tetapi masih saja kita dimutlakkan dalam kehidupan sehari-hari. (lihat kalau kita gambar peta, pasti Aceh di atas dan NTT dibawah, padahal realitisnya bisa saja NTT diatas dan Aceh dibawah atau Aceh di Kanan dan NTT di Kiri). Kenapa hal itu bisa terjadi? karena kita semua terlanjur telah sepakat atas sebuah kesalahan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:lucida grande;color:#666600;"&gt;dan keabsurdan. Sehingga kalau ada orang yang menggambar Aceh di bawah dan NTT di atas maka akan dibilang gila dan bodoh, kendati sesungguhnya hal itu juga sama benarnya dengan gambar peta pada umumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#666600;"&gt;Maka, manusia telah berabad2 hidup dalam sebuah pola yang sama dan seragam dan tak kreatif. Berpikir dengan cara yang itu-itu saja dan berpjak pada paradigma yang itu-itu saja pula. Cara berpikir geometris dengan bersandar pada aksioma yang absurd: itlah sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban&lt;/span&gt; manusia saat ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Konsep Hegemoni dalam Pemikiran Antonio Gramsci 
Oleh: Mh. Nurul Huda
Gramsci (1891-1937) adalah salah satu teoritisi Marxis terpenting asal Italia pada abad ke-20 ini dan disebut oleh Kolakowski sebagai teoritikus politik paling orisinil sesudah Lenin yang mencoba mengkritisi kelemahan-kelemahan Marxisme dan melakukan analisis terhadap penyebab kegagalan revolusi proletariat.
Salah satu gagasan sentral Gramsci yang akan dibahas dalam makalah ini adalah mengenai hegemoni. Tema ini dipilih karena melalui konsep inilah Gramsci telah membalikkan padangan tradisional Marxisme bahwa revolusi proletar akan datang secara niscaya, sebagaimana siang menggantikan malam. Sebaliknya revolusi sosialis baru bisa diperoleh melalui tekad dan upaya panjang sedemikian rupa sehingga kelas-kelas bawah meraih kepemimpinan kultural, intelektual dan ideologis dalam masyarakat.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14259146-5930275394891030563?l=fadillahputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadillahputra.blogspot.com/feeds/5930275394891030563/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14259146&amp;postID=5930275394891030563' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/5930275394891030563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/5930275394891030563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadillahputra.blogspot.com/2007/06/thinking-outside-box.html' title='thinking outside the box'/><author><name>Fadillah Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17273692409277344033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://www.geocities.com/saifularif02/fadil.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_boRDGzTIedw/RnWlXGzTAFI/AAAAAAAAAAM/eB7SuqxmkeQ/s72-c/HPIM0044.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14259146.post-115916930815870795</id><published>2006-09-25T14:26:00.000+07:00</published><updated>2006-09-25T14:28:28.166+07:00</updated><title type='text'>angin</title><content type='html'>ini hari angin datang padaku di kota yang begitu kubenci. tapi ini adalah pertautan luar biasa antara duka dan bahagia. aku akan pergi ke alam mimpi menahun, ditemani angin, ku yakin akan cepat sampai ke tujuan. bersama angin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Konsep Hegemoni dalam Pemikiran Antonio Gramsci 
Oleh: Mh. Nurul Huda
Gramsci (1891-1937) adalah salah satu teoritisi Marxis terpenting asal Italia pada abad ke-20 ini dan disebut oleh Kolakowski sebagai teoritikus politik paling orisinil sesudah Lenin yang mencoba mengkritisi kelemahan-kelemahan Marxisme dan melakukan analisis terhadap penyebab kegagalan revolusi proletariat.
Salah satu gagasan sentral Gramsci yang akan dibahas dalam makalah ini adalah mengenai hegemoni. Tema ini dipilih karena melalui konsep inilah Gramsci telah membalikkan padangan tradisional Marxisme bahwa revolusi proletar akan datang secara niscaya, sebagaimana siang menggantikan malam. Sebaliknya revolusi sosialis baru bisa diperoleh melalui tekad dan upaya panjang sedemikian rupa sehingga kelas-kelas bawah meraih kepemimpinan kultural, intelektual dan ideologis dalam masyarakat.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14259146-115916930815870795?l=fadillahputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadillahputra.blogspot.com/feeds/115916930815870795/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14259146&amp;postID=115916930815870795' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/115916930815870795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/115916930815870795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadillahputra.blogspot.com/2006/09/angin.html' title='angin'/><author><name>Fadillah Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17273692409277344033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://www.geocities.com/saifularif02/fadil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14259146.post-114425241843354819</id><published>2006-04-05T22:44:00.000+07:00</published><updated>2006-04-05T22:53:38.460+07:00</updated><title type='text'>Partisipasi: kurang kerjaan!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1232/1285/1600/untitled.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1232/1285/320/untitled.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Siang itu para dewa-dewi kampus sedang membahas tentang KONSEP PARTISIPASI PUBLIK. Puluhan buku dan teori berterbangan kian kemari. GUBBRRAKK! jidat Mr. M benjol-benjol ketika aku bicara soal keadaan di darat yang banyak menelikung lamunan para dewata. Yah, mereka bilang bahwa kelas menengah dan orang yang telah masuk pada level 'mature' saja yang siap untuk diajak partisipasi. kenyataannya di kampung-kampung tradisional dan para kelas menengah kebawah begitu getol mereka datang ke rapat-rapat RT. sementara para kelas menengah dan kelompok yang memiliki 'social maturity' pada saat yang sama tengah masyuk diberbagai lobby hotel atau cafe melakukan deal-deal bisnis, mungkin juga sedang memperdagangkan objek politik tertentu..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Konsep Hegemoni dalam Pemikiran Antonio Gramsci 
Oleh: Mh. Nurul Huda
Gramsci (1891-1937) adalah salah satu teoritisi Marxis terpenting asal Italia pada abad ke-20 ini dan disebut oleh Kolakowski sebagai teoritikus politik paling orisinil sesudah Lenin yang mencoba mengkritisi kelemahan-kelemahan Marxisme dan melakukan analisis terhadap penyebab kegagalan revolusi proletariat.
Salah satu gagasan sentral Gramsci yang akan dibahas dalam makalah ini adalah mengenai hegemoni. Tema ini dipilih karena melalui konsep inilah Gramsci telah membalikkan padangan tradisional Marxisme bahwa revolusi proletar akan datang secara niscaya, sebagaimana siang menggantikan malam. Sebaliknya revolusi sosialis baru bisa diperoleh melalui tekad dan upaya panjang sedemikian rupa sehingga kelas-kelas bawah meraih kepemimpinan kultural, intelektual dan ideologis dalam masyarakat.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14259146-114425241843354819?l=fadillahputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadillahputra.blogspot.com/feeds/114425241843354819/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14259146&amp;postID=114425241843354819' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/114425241843354819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/114425241843354819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadillahputra.blogspot.com/2006/04/partisipasi-kurang-kerjaan.html' title='Partisipasi: kurang kerjaan!!'/><author><name>Fadillah Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17273692409277344033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://www.geocities.com/saifularif02/fadil.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14259146.post-114320539310816580</id><published>2006-03-24T19:38:00.000+07:00</published><updated>2006-03-24T20:03:13.136+07:00</updated><title type='text'>Mr. n Mrs. Denhardt: Have You Ever Read My Book?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Robert dan Janet Denhardt begitu mashur saat ini. Ya, tak lain karena kritiknya yang sangat pedas terhadap pikiran dangkal dari Osborne dan pengikutnya yang mengistilahkan diri mereka "Mewirausahakan Birokrasi". Denhardts lalu menybut teorinya dengan New Public Service.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Yap, sangat mungkin ini adalah sebuah kebetulan. Yaitu ketika saya dan Saiful juga melakukan hal yang sama di tahun 2001 menulis&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:courier new;"&gt;sebuah buku yang berjudul Kapitalisme Birokrasi. Reinventing Government memang nyebelin banget. Bagaimana bisa dia dengan begitu percaya diri mengatakan bahwa satu-satunya jalan keluar bagi kemandekan peningkatan kualitas layanan organisasi publik dengan begitu saja meniru (isomorphism) organisasi bisnis. Emangnya negara itu pabrik, toko atau bank? dasar Osborne&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;komprador noe-liberalisme!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Saya lebih senang gaya berpikir Denhardt yang meletakkan dasar perbedaan yang benar-benar prinsip (bahkan ideologis) antara sektor publik dan privat. Ada makna politik dan moral yang jauh beda antara keduanya. Sehingga masalah pelayanan publik bukanlah soial yang semata-mata bisa dicandra dengan teropong manajeralist. Ini adalah soal &lt;em&gt;raison de etre&lt;/em&gt; dari adanya organisasi yang bernama NEGARA dan organisasi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;yang bernama PERUSAHAAN. Ada mandat politik, atau amanah rakyat yang inheren dalam sebuah organisasi publik, yang itu tak sering dijumpai ketika kita menelisik organisasi bisnis. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Pak Osborne, senyum manis seorang resepsionis di bank itu adalah seringai serigala yang siap memangsa uang para pelanggannya. Tapi kerenyit mata seorang birokrat di kantor kecamatan (mungkin) adalah rasa waspada agar kepentingan rakyat banyak tak terkooptasi oleh manipulasi kekuasaan tertentu. Pak dan Bu Denhardt, aku ada dipihakmu. Mudah-mudahan someday kita bisa ketemu. It could be the most exciting moment in my life!! I'll come to Arizona...!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Konsep Hegemoni dalam Pemikiran Antonio Gramsci 
Oleh: Mh. Nurul Huda
Gramsci (1891-1937) adalah salah satu teoritisi Marxis terpenting asal Italia pada abad ke-20 ini dan disebut oleh Kolakowski sebagai teoritikus politik paling orisinil sesudah Lenin yang mencoba mengkritisi kelemahan-kelemahan Marxisme dan melakukan analisis terhadap penyebab kegagalan revolusi proletariat.
Salah satu gagasan sentral Gramsci yang akan dibahas dalam makalah ini adalah mengenai hegemoni. Tema ini dipilih karena melalui konsep inilah Gramsci telah membalikkan padangan tradisional Marxisme bahwa revolusi proletar akan datang secara niscaya, sebagaimana siang menggantikan malam. Sebaliknya revolusi sosialis baru bisa diperoleh melalui tekad dan upaya panjang sedemikian rupa sehingga kelas-kelas bawah meraih kepemimpinan kultural, intelektual dan ideologis dalam masyarakat.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14259146-114320539310816580?l=fadillahputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadillahputra.blogspot.com/feeds/114320539310816580/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14259146&amp;postID=114320539310816580' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/114320539310816580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/114320539310816580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadillahputra.blogspot.com/2006/03/mr-n-mrs-denhardt-have-you-ever-read.html' title='Mr. n Mrs. Denhardt: Have You Ever Read My Book?'/><author><name>Fadillah Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17273692409277344033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://www.geocities.com/saifularif02/fadil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14259146.post-112824918402506356</id><published>2005-10-02T17:19:00.000+07:00</published><updated>2005-10-02T20:11:55.763+07:00</updated><title type='text'>Paradoks Governance: Tenggelam Dalam Mimpi Reformasi Tercandukan Neo-Liberalisme.</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1232/1285/1600/Water%20lilies.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1232/1285/320/Water%20lilies.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seolah tuah sederhana yang menyatukan sekian entitas kompleksnya manusia dalam kelompok bussiness, state dan society. sebagai sebuah kenyataan sosial apakah pernah hadir sesosok manusia yang berdimensi tunggal.bukankah pak Paijo juga bagian dari state, ketika rakyat adalah sebuah pertanda adanya negara? atau ketika beliau menjadi bagian dari sepenggal asa perputaran bisnis besar BBM? tetapi memang sang bapak hanyalah seorang rakyat, yang hanya ternampak sebagai society. sangat simplifikatif!&lt;br /&gt;bagaimana mungkin pasar hanya diidentifikasi sebagai pelaku bisnis skala besar dan kalangan penikmat eksploitasi buruh? kemampuan mengakumulasi modal dan menciptakan surplus material adalah prasyarat tunggal seseorang bila hendak diidentifikasi sebagai 'pasar'. kuasakah uang tanpa penindasan? adakah kaya tanpa pemiskinan? adakah pasar tanpa rakyat dan kekuasaan negara. NEGARA, ia teralu sensual untuk diabaikan oleh pejantan-pejantan bisnis yang haus lampias birahi kapital!&lt;br /&gt;state, siapakah engkau. netralkah dirimu. masihkan dikau berdiri sebagai representasi sebuah produk budaya yang bernama kontrak sosial? dari mana uangmu?! darimana suaramu?! hingga dengan pasrah kau OK aja saat dirimu terpisah dari kesejatianmu.&lt;br /&gt;Stocker, Rodhes, dan para penganjur &lt;em&gt;governance theory&lt;/em&gt; lain; segeralah bangun dari mimpi basahmu!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Konsep Hegemoni dalam Pemikiran Antonio Gramsci 
Oleh: Mh. Nurul Huda
Gramsci (1891-1937) adalah salah satu teoritisi Marxis terpenting asal Italia pada abad ke-20 ini dan disebut oleh Kolakowski sebagai teoritikus politik paling orisinil sesudah Lenin yang mencoba mengkritisi kelemahan-kelemahan Marxisme dan melakukan analisis terhadap penyebab kegagalan revolusi proletariat.
Salah satu gagasan sentral Gramsci yang akan dibahas dalam makalah ini adalah mengenai hegemoni. Tema ini dipilih karena melalui konsep inilah Gramsci telah membalikkan padangan tradisional Marxisme bahwa revolusi proletar akan datang secara niscaya, sebagaimana siang menggantikan malam. Sebaliknya revolusi sosialis baru bisa diperoleh melalui tekad dan upaya panjang sedemikian rupa sehingga kelas-kelas bawah meraih kepemimpinan kultural, intelektual dan ideologis dalam masyarakat.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14259146-112824918402506356?l=fadillahputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadillahputra.blogspot.com/feeds/112824918402506356/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14259146&amp;postID=112824918402506356' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/112824918402506356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/112824918402506356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadillahputra.blogspot.com/2005/10/paradoks-governance-tenggelam-dalam.html' title='Paradoks Governance: Tenggelam Dalam Mimpi Reformasi Tercandukan Neo-Liberalisme.'/><author><name>Fadillah Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17273692409277344033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://www.geocities.com/saifularif02/fadil.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14259146.post-112123068437688178</id><published>2005-07-13T11:35:00.000+07:00</published><updated>2005-07-13T11:58:04.380+07:00</updated><title type='text'>Negara? Basi!!</title><content type='html'>Bjorn Hettne pernah bertutur bahwa segala pertumpahan darah, penindasan budaya, kesenjangan ekonomi dan pembodohan struktural seringkali terjadi atas nama negara. lantas kenapa peradaban hari ini masih begitu gandrung pada sebuah teknologi yang bernama negara? kebuntuan ilmuwan sosial barangkali telah mendudukkan negara sebagai capaian filosofis tertinggi manusia berabad-abad ini. kita butuh satu saja radical inventor, melakukan revolusi ilmiah, menemukan bentuk baru agregasi manusia, yang tak seprimitif NEGARA!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Konsep Hegemoni dalam Pemikiran Antonio Gramsci 
Oleh: Mh. Nurul Huda
Gramsci (1891-1937) adalah salah satu teoritisi Marxis terpenting asal Italia pada abad ke-20 ini dan disebut oleh Kolakowski sebagai teoritikus politik paling orisinil sesudah Lenin yang mencoba mengkritisi kelemahan-kelemahan Marxisme dan melakukan analisis terhadap penyebab kegagalan revolusi proletariat.
Salah satu gagasan sentral Gramsci yang akan dibahas dalam makalah ini adalah mengenai hegemoni. Tema ini dipilih karena melalui konsep inilah Gramsci telah membalikkan padangan tradisional Marxisme bahwa revolusi proletar akan datang secara niscaya, sebagaimana siang menggantikan malam. Sebaliknya revolusi sosialis baru bisa diperoleh melalui tekad dan upaya panjang sedemikian rupa sehingga kelas-kelas bawah meraih kepemimpinan kultural, intelektual dan ideologis dalam masyarakat.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14259146-112123068437688178?l=fadillahputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadillahputra.blogspot.com/feeds/112123068437688178/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14259146&amp;postID=112123068437688178' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/112123068437688178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/112123068437688178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadillahputra.blogspot.com/2005/07/negara-basi.html' title='Negara? Basi!!'/><author><name>Fadillah Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17273692409277344033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://www.geocities.com/saifularif02/fadil.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14259146.post-112105330938867526</id><published>2005-07-11T10:33:00.000+07:00</published><updated>2005-07-11T10:49:20.700+07:00</updated><title type='text'>ambisius, jalan ke sorga</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1232/1285/1600/Sunset.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1232/1285/320/Sunset.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1232/1285/1600/Sunset.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;coba saja:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;ada banyak hal yang dapat anda raih dalam kehidupan ini, asalkan anda memiliki visi yang jelas akan kehidupan itu sendiri. memiliki ambisi yang kuat adalah&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#66ffff;"&gt;salah satu cara agar keutuhan arti kehidupan menjadi lebih sempurna. akan tetapi ingat, setiap pembelian dalam partai besar selalu membawa resik&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;o yang besar pula di samping menjanjikan keutungan yang juga sama ukurannya. sehingg&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;a satu saja, jadikan siapapun dan apapun disektiar anda sebagai energi positif bagai pencapaian ambisi itu. dan, andapun akan menajdi energi positif bagi mereka untuk mencapai ambisi-ambisi&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ffff99;"&gt;mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Konsep Hegemoni dalam Pemikiran Antonio Gramsci 
Oleh: Mh. Nurul Huda
Gramsci (1891-1937) adalah salah satu teoritisi Marxis terpenting asal Italia pada abad ke-20 ini dan disebut oleh Kolakowski sebagai teoritikus politik paling orisinil sesudah Lenin yang mencoba mengkritisi kelemahan-kelemahan Marxisme dan melakukan analisis terhadap penyebab kegagalan revolusi proletariat.
Salah satu gagasan sentral Gramsci yang akan dibahas dalam makalah ini adalah mengenai hegemoni. Tema ini dipilih karena melalui konsep inilah Gramsci telah membalikkan padangan tradisional Marxisme bahwa revolusi proletar akan datang secara niscaya, sebagaimana siang menggantikan malam. Sebaliknya revolusi sosialis baru bisa diperoleh melalui tekad dan upaya panjang sedemikian rupa sehingga kelas-kelas bawah meraih kepemimpinan kultural, intelektual dan ideologis dalam masyarakat.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14259146-112105330938867526?l=fadillahputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fadillahputra.blogspot.com/feeds/112105330938867526/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14259146&amp;postID=112105330938867526' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/112105330938867526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14259146/posts/default/112105330938867526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fadillahputra.blogspot.com/2005/07/ambisius-jalan-ke-sorga.html' title='ambisius, jalan ke sorga'/><author><name>Fadillah Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17273692409277344033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://www.geocities.com/saifularif02/fadil.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
